
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UIN Ar-Raniry Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Zona Integritas
Banda Aceh- Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh secara resmi menyatakan komitmen penuh dalam menyukseskan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan pencanangan dan penguatan komitmen tersebut dibuka secara resmi oleh Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., serta dihadiri oleh pimpinan fakultas, ketua prodi, dosen, tenaga kependidikan, dan civitas akademika di lingkungan kampus setempat.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Ar-Raniry menegaskan bahwa penerapan Zona Integritas di seluruh unit kerja, khususnya prodi-prodi di lingkungan FTK, merupakan langkah krusial untuk meningkatkan mutu tata kelola perguruan tinggi yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik maladministrasi.
"Zona Integritas bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, melainkan komitmen moral dan budaya kerja yang harus hadir dalam setiap pelayanan akademik kepada mahasiswa maupun masyarakat," ujar Rektor.
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Ar-Raniry, Prof. Safrul Muluk, S.Ag., M.A., M.Ed., Ph.D., dalam kata sambutannya menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah sigap Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dalam mengawal agenda nasional ini.
Prof. Safrul Muluk menekankan bahwa FTK sebagai fakultas terbesar di UIN Ar-Raniry terus berupaya menjadi pilar utama dalam menghadirkan tata kelola birokrasi yang bersih serta pelayanan publik yang prima.
"Kami di fakultas terus mendorong agar seluruh program studi, termasuk Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, dapat menjadi pelopor dalam mengimplementasikan prinsip-prinsip Zona Integritas. Komitmen ini penting untuk menjaga kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas pendidikan," ungkap Dekan FTK.
Melalui kegiatan ini, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris siap melakukan berbagai pembenahan dan inovasi layanan, mulai dari efisiensi birokrasi akademis, transparansi pengelolaan kegiatan, hingga peningkatan mutu pelayanan berbasis digital bagi mahasiswa dan dosen.
