
PBI Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Kembali Gelar Go Bolding XXII 2026
Banda Aceh – Program studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh menyelenggarakan Go Bolding XXII dengan mengusung tema “Beyond Graduation: Cultivating Wisdom, Leadership, And Lifelong Learning.” bertempat di aula FTK B, UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, (08/09/2026).
Acara ini di mulai pukul 09.00 dengan peserta berjumlah 76 orang di antara peserta tersebut terdapat lulusan dengan predikat cumlaude. Acara ini diselenggarakan sebagai wadah untuk memberikan wawasan dan pemahaman kepada para lulusan baru Prodi PBI, FTK UIN Ar-Raniry, mengenai kehidupan dan tantangan yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan akademik jenjang Sarjana (S1).

Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada para lulusan agar mampu menghadapi berbagai tantangan, melihat dan memanfaatkan peluang yang tersedia, serta terus mengembangkan potensi dan kompetensi diri sebagai bagian dari proses menuju kesuksesan di masa depan.
Tidak hanya sebagai kegiatan pembekalan dan motivasi, Go Bolding XXII juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yudisium Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris sekaligus menjadi momentum pelepasan para lulusan oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry.
Dengan demikian, kegiatan ini menjadi momen refleksi atas perjalanan akademik yang telah dilalui sekaligus langkah awal bagi para lulusan untuk memasuki fase kehidupan berikutnya dengan penuh kesiapan, optimisme, dan keberanian.
Syarifah Dahliana, Ph.D., selaku Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, menekankan kepada para lulusan agar memiliki keberanian dalam menghadapi tantangan serta kepekaan dalam menangkap berbagai peluang di masa depan. Beliau juga menggambarkan bahwa kesuksesan sejati tidak hanya diukur dari apa yang telah dicapai, tetapi juga dari pribadi seperti apa yang telah dibentuk serta seberapa besar dampak positif yang dapat diberikan kepada orang lain
“Kelulusan hari ini menandai selesainya salah satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan formal kalian. Namun, pencapaian ini bukanlah akhir dari proses pembelajaran. Sebaliknya, ini merupakan awal dari perjalanan yang lebih luas untuk terus belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kepemimpinan pun tidak selalu dimulai dari posisi atau jabatan. Kepemimpinan dimulai dari kemampuan untuk memimpin diri sendiri dengan disiplin, tanggung jawab, keberanian, dan integritas. Nilai-nilai inilah yang kami harapkan terus kalian bawa dalam kehidupan profesional maupun kehidupan bermasyarakat”, ujar Syarifah.
Dari tema acara yang diusung mengandung makna bahwa kelulusan bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal untuk terus mengembangkan diri. Para calon pendidik diharapkan mampu menerapkan ilmu dan kebijaksanaan yang diperoleh selama masa studi, membangun jiwa kepemimpinan, serta menjadikan pembelajaran sebagai bagian dari kehidupan sepanjang hayat untuk menghadapi berbagai tantangan dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan dunia pendidikan.
Acara ini juga menghadirkan pembicara utama, yaitu Lilis Suadah, yang merupakan seorang Master of Arts (MA) dalam Teaching English to Speakers of Other Languages (TESOL) dari Flinders University, Australia. Saat ini, ia aktif menjabat sebagai Adviser di EducationUSA wilayah Sumatra. Beliau berbagi cerita mengenai pengalaman pendidikan, beasiswa dan kehidupan setelah lulus sarjana (S1). Lilis merupakan alumni Prodi PBI FTK UIN Ar-Raniry Banda Aceh, tahun 2009.
Moderator acara, Fera Busfina Zalha, M.A., memandu diskusi dan sesi tanya jawab secara aktif dengan menggali pengalaman serta wawasan pembicara. Melalui sesi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai peran pendidikan internasional dalam membuka peluang karier dan membentuk perjalanan profesional di masa depan.
Selanjutnya, dilakukan penyerahan sertifikat penghargaan kepada lulusan dengan IPK tertinggi, saudari Dzakirah Izzati, sebagai penghargaan atas pencapaiannya yang luar biasa. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh lulusan melalui Letter of Appreciation sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan dedikasi mereka selama menempuh pendidikan.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi para lulusan untuk menapaki dunia profesional dengan arah dan tujuan yang jelas. Dengan semangat untuk terus berkembang, para lulusan diharapkan mampu meraih cita-cita serta memberikan kontribusi positif di bidang masing-masing sebagai calon pemimpin masa depan.
